Peringkat Kekuasaan Paling Terkenal dalam Fiksi Tionghoa
Lima Besar — 五绝 (Wǔjué) — adalah ciptaan paling elegan dari Jin Yong (金庸 Jīn Yōng). Lima seniman bela diri tertinggi, masing-masing terkait dengan arah kardinal dan gelar dua karakter yang mendefinisikan esensi mereka. Heretik Timur. Racun Barat. Kaisar Selatan. Pengemis Utara. Ilahi Pusat. Lima karakter ini dan hubungan mereka membentuk tulang punggung struktural dari seluruh Trilogi Condor — 射雕英雄传 (Shèdiāo Yīngxióng Zhuàn), 神雕侠侣 (Shén Diāo Xiálǚ), dan 倚天屠龙记 (Yǐtiān Túlóng Jì) — dan pengaruh mereka bergema di seluruh fiksi Jin Yong berikutnya.
Bagaimana Mereka Dipilih
Lima Besar ditentukan pada Kontes Pedang Gunung Hua yang pertama (华山论剑 Huáshān Lùnjiàn) — sebuah kompetisi selama tujuh hari di puncak Gunung Hua di mana lima seniman bela diri terhebat pada era itu bertarung untuk menentukan siapa yang akan memiliki Manual Sembilan Yin (九阴真经 Jiǔyīn Zhēnjīng). Wang Chongyang (王重阳 Wáng Chóngyáng) menang, mendapatkan posisi Pusat dan hak atas manual tersebut.
Apa yang membuat sistem ini brilian adalah bahwa ini bukan hanya peringkat kekuasaan — ini adalah peta karakter. Setiap posisi berkaitan dengan tipe kepribadian, filosofi seni bela diri, dan sikap moral. Bersama-sama, lima karakter tersebut mewakili spektrum penuh bagaimana kekuasaan bisa digunakan.
Heretik Timur — Huang Yaoshi (东邪黄药师 Dōng Xié Huáng Yàoshī)
Gaya: Serbaguna, intelektual, keahlian artistik Teknik khas: Pedang Seruling Giok, Jari Bercahaya Ilahi Rumah: Pulau Bunga Persik (桃花岛 Táohuā Dǎo)
Huang Yaoshi adalah manusia Renaisans dari jianghu (江湖 jiānghú). Dia unggul dalam segala hal: seni bela diri, musik, matematika, kedokteran, astronomi, rekayasa. Gelarnya — "Heretik" (邪 xié) — tidak merujuk pada kejahatan tetapi pada ketidakkonvensionalan. Dia menolak norma ortodoks, mengabaikan hierarki sosial, dan hidup menurut kodonya sendiri.
Kepribadiannya adalah yang paling kompleks di antara Lima Besar. Dia brilian tetapi berubah-ubah — mampu menunjukkan kebaikan besar dan kekejaman yang tiba-tiba. Dia melumpuhkan kaki para muridnya dalam kemarahan, lalu menghabiskan bertahun-tahun menyesalinya. Dia mencintai putrinya, Huang Rong (黄蓉 Huáng Róng), hingga tahap overprotektif. Dia membangun Pulau Bunga Persik sebagai surga yang sekaligus berfungsi sebagai benteng — indah dari dalam, mematikan dari luar. Bandingkan dengan Wudang vs. Shaolin: Persaingan Besar Seni Bela Diri Tiongkok.
Dalam sistem Lima Besar, Huang Yaoshi mewakili kekuatan intelektual yang terlepas dari moral konvensional. Dia adalah jenius yang bisa menjadi pahlawan atau penjahat, tergantung pada suasana hatinya.
Racun Barat — Ouyang Feng (西毒欧阳锋 Xī Dú Ōuyáng Fēng)
Gaya: Efisiensi tanpa ampun, seni racun, perang psikologis Teknik khas: Teknik Katak (蛤蟆功 Háma Gōng) Rumah: Gunung Unta Putih, Wilayah Barat
Ouyang Feng adalah yang paling berbahaya di antara Lima Besar. Sementara yang lain memiliki kode moral (meskipun fleksibel), Ouyang Feng pada dasarnya tidak memiliki kode sama sekali. Dia akan menggunakan racun, penyergapan, sandera, dan taktik lainnya untuk menang.