TITLE: Lagu Tema Xiao Ao Jianghu: Musik sebagai Filosofi
A Song That Means More Than Any Sword
Dalam 笑傲江湖 (Xiào Ào Jiānghú) — The Smiling, Proud Wanderer — ada sebuah musik yang lebih berarti daripada teknik bela diri apapun dalam novel ini: lagu "Xiao Ao Jianghu" (笑傲江湖曲 Xiào Ào Jiānghú Qǔ), sebuah duet yang diciptakan oleh dua pria dari sisi berlawanan di dunia seni bela diri. Lagu ini bukan hanya sekadar perangkat plot. Ini adalah inti tematik dari seluruh novel — sebuah pernyataan tentang kebebasan, persahabatan, dan kemungkinan keindahan dalam dunia yang dikuasai oleh kekerasan sektarian.
The Composers: Enemies Who Became Friends
Liu Zhengfeng (刘正风 Liú Zhèngfēng) adalah seorang elder terhormat dari Sekte Pedang Hengshan (衡山派 Héngshān Pài), sebuah pilar dari sekte "orthodox" yang disebut rukun. Qu Yang (曲洋 Qǔ Yáng) adalah seorang elder dari Kultus Suci Matahari dan Bulan (日月神教 Rìyuè Shénjiào), yang dianggap oleh sekte-sekte ortodoks sebagai perwujudan kejahatan. Berdasarkan setiap aturan jianghu (江湖 jiānghú), mereka seharusnya menjadi musuh bebuyutan.
Sebaliknya, mereka menjadi sahabat terbaik — terikat oleh kecintaan bersama terhadap musik. Liu Zhengfeng memainkan xiao (箫 xiāo), sebuah seruling bambu vertikal, sementara Qu Yang memainkan qin (琴 qín), zither Cina dengan tujuh senar. Bersama-sama, mereka menciptakan lagu "Xiao Ao Jianghu", sebuah duet yang menggabungkan dua alat musik mereka menjadi sesuatu yang tidak bisa diciptakan oleh salah satu dari mereka sendirian.
Jin Yong (金庸 Jīn Yōng) menunjukkan sebuah poin yang tidak bisa lebih jelas lagi: pembagian buatan antara sekte "righteous" dan "evil" hanyalah itu — buatan. Dua pria dari sisi berlawanan menciptakan keindahan yang transenden bersama-sama. Dunia seni bela diri, dengan kategorinya yang kaku dan kesetiaan tribalnya, tidak dapat mentoleransi ini. Maka, ia membunuh keduanya.
The Death Scene: Art Versus Power
Adegan di mana Liu Zhengfeng mengumumkan pensiun dari dunia bela diri — secara spesifik untuk mengejar musik bersama Qu Yang secara penuh waktu — adalah salah satu yang paling menghancurkan dalam semua karya fiksi Jin Yong. Aliansi ortodoks, yang dipimpin oleh Zuo Lengchan (左冷禅 Zuǒ Lěngchán) yang merencanakan tindakan, menolak untuk mengizinkannya. Bukan karena Liu Zhengfeng telah melakukan kesalahan, tetapi karena persahabatannya dengan Qu Yang mengancam dasar ideologis dari pembagian ortodoks-jahat.
Mereka membunuh seluruh keluarga Liu Zhengfeng. Istrinya. Anak-anaknya. Pelayan-pelayannya. Semua itu untuk menghukum dia atas kejahatan bersahabat dengan orang yang salah. Liu Zhengfeng dan Qu Yang, yang terluka parah, memainkan lagu "Xiao Ao Jianghu" untuk terakhir kalinya sebelum mati bersama. Ini adalah adegan yang paling indah dan paling mengerikan dalam novel. Lihat juga Soundtrack Ikonik Adaptasi TV Jin Yong.
Linghu Chong (令狐冲 Lìnghú Chōng), protagonis, menyaksikan pembantaian ini dan hal itu mengubahnya secara fundamental. Dia mewarisi notasi untuk lagu tersebut dan membawanya sepanjang sisa novel, sebagai pengingat fisik bahwa kategori yang ditegakkan oleh sektenya — baik versus jahat, ortodoks versus bid'ah — adalah kebohongan yang dipertahankan melalui kekerasan.
The Musical Philosophy
Judul 笑傲江湖 secara harfiah berarti "tertawa dengan bangga di sungai dan danau" — itu mengimplikasikan...